DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI
KPPBC TIPE MADYA PABEAN C CIREBON

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
REALISASI PENERIMAAN NEGARA KPPBC TMP C CIREBON per 30 September 2021 : 1. Total Penerimaan Rp 317.966.702.650 (136,12%) 2. Penerimaan Bea Masuk Rp 7.372.182.000 (112%) 3. Penerimaan Cukai Hasil Tembakau Rp 307.951.477.600 (136%) 4. Penerimaan Cukai Etil Alkohol Rp 596.000.000 5. Penerimaan Lainnya Rp 2.047.043.050
Berita

Bea Cukai Cirebon Dampingi Peluncuran Ekspor Perdana Kawasan Berikat Terbaru di Cirebon

18 September 2021

Dalam masa pandemi Covid-19 ini Kantor Bea dan Cukai Cirebon (Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Cirebon) tetap giat mendorong dan memfasilitasi dunia industri di wilayah III Jawa Barat untuk bangkit dan melangkah berpartisipasi dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dalam kiprahnya mendorong industri untuk bertahan di masa pandemi, Bea Cukai Cirebon telah berhasil mengasistensi salah satu pabrik sepatu berskala internasional untuk mendapatkan fasilitas Kawasan Berikat. Perusahaan dimaksud adalah PT. Long Rich Indonesia di wilayah Pabedilan, Losari, Kab. Cirebon.

Fasilitas Kawasan Berikat adalah fasilitas yang diberikan perusahaan-perusahaan yang telah memenuhi persyaratan-persyaratan tertentu untuk mendapatkan penangguhan Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor setiap kali perusahaan mengimpor bahan baku dan/atau bahan penolong untuk kegiatan produksinya. Dengan demikian perusahaan mendapatkan advantage pada cashflow perusahaan, karena perusahaan tidak perlu mengeluarkan uang untuk melunasi Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor pada saat melaksanakan impor.

PT. Long Rich Indonesia adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri sepatu bermerek internasional, di mana produksinya berorientasi ekspor. Sejak perusahan ini mendapatkan fasilitas Kawasan Berikat pada tanggal 3 Mei 2021, PT. Long Rich Indonesia saat  ini telah merekrut tenaga kerja sebanyak 2.384 orang, dengan target selanjutnya pada tahun 2023 akan mempunyai karyawan sebanyak 20.000 orang. Dalam memulai produksinya, perusahaan ini telah beberapa kali melakukan impor bahan baku dan bahan penolong serta memproduksinya menjadi sepatu dengan berbagai merek, diantaranya Under Armour, Asics, Brooks dan Crocs.

Dan akhirnya pada hari Selasa tanggal 14 September 2021, perusahaan ini resmi melaksanakan ekspor perdana produk sepatu merek Under Armour sebanyak 1.575 pasang sepatu yang dikemas dalam : 1 kontainer ukuran 20 feet LCL dengan negara tujuan USA dengan total Nilai Devisa Ekspor dari ekspor perdana ini adalah sebesar USD 24.343,44.

          Menyambut kesuksesan produksi perusahaan ini, Kepala Kantor Bea dan Cukai Cirebon, Encep Dudi Ginanjar, beserta jajarannya berkesempatan melepaskan ekspor perdana ini di PT. Long Rich Indonesia. “Selain terbuka kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar, investasi PT. Long Rich ini pasti akan berdampak pada tumbuhnya kegiatan ekonomi baru di sekitar pabrik seperti kos-kos untuk karyawan, usaha makanan baik warung maupun rumah makan, juga transportasi umum yang melayani karyawan pabrik," ungkap Encep Dudi Ginanjar dalam sambutannya. "Oleh sebab itu kepada para karyawan yang sebagian besar warga sekitar sini, kami berharap dapat bersama-sama menjaga keberlangsungan usaha perusahaan ini dan saling menjaga agar tidak ada gejolak yang menyebabkan investor lain enggan menanamkan investasi di wilayah sekitar sini, agar lapangan kerja terbuka lebih luas untuk saudara-saudara kita di wilayah Losari dan sekitarnya," lanjutnya.

Selanjutnya Tsai Yi Chang selaku General Manager PT. Long Rich Indonesia menyampaikan bahwa Bea Cukai senantiasa memberikan arahan kepada perusahaan sehingga tidak ada masalah dalam proses bisnis kepabeanan di perusahaan. Pihak perusahaan juga menyampaikan akan menambah karyawannya guna meningkatkan produksinya sesuai proyeksi dan target perusahaan yang telah ditetapkan oleh manajemen. Pada kesempatan itu pihak manajemen menyampaikan bahwa pelayanan dari pemerintah sangat baik walaupun negara dalam kondisi pandemi COVID-19. "Fasilitas yang diberikan Bea Cukai memberikan kesempatan kepada kami untuk lebih berkembang karena importasi bahan baku mendapatkan penangguhan Bea Masuk dan Pajak Impor. Pabrik ini mulai dibangun tahun 2018 dan saat ini sudah bisa melaksanakan ekspor ke USA. Kami yakin ini akan terus meningkat,"ungkap Tsai Yi Chang. “Semoga hubungan kerjasama yang baik ini dapat berlangsung terus dan kami akan melaksanakan segala arahan pemerintah dengan sebaik-baiknya. Kami berharap, dengan dukungan pemerintah, perusahaan kami akan lebih besar dan maju, menyerap lebih banyak tenaga kerja dan menjadi lebih baik lagi, demikian juga dengan Bea dan Cukai,” pungkasnya.


Berita Lainnya



   Hak Cipta KPPBC Tipe Madya Pabean C Cirebon @ 2016
Jalan DR. Wahidin Sudirohusodo No. 43, CIREBON 45112 - JAWA BARAT